1.
Miom
Miom atau juga dikenal dengan mioma, leiomioma uteri atau fibroid adalah
tumor jinak rahim yang paling sering didapatkan pada wanita. Leiomioma berasal
dari sel otot polos rahim dan pada beberapa kasus berasal dari otot polos
pembuluh darah rahim.
Penyakit miom adalah penyakit yang kerap muncul pada 20% wanita usia
reproduksi (usia subur) dan biasanya ditemukan secara tidak sengaja pada
pemeriksaaan rutin. Leiomioma yang tidak bergejala terjadi sebanyak 40-50% pada
wanita usia >35 tahun.
Penyebab Miom
Ada beberapa penyebab miom yang perlu untuk Anda ketahui sebelum
berlanjut pada pembahasan mengenai gejala penyakit miom. Penyebab miom adalah:
·
Faktor
hormonal, yaitu ketidakseimbangan hormon estrogen.
·
Gangguan
psikis, seperti ketidakseimbangan emosi, stress.
·
Daya
tahan tubuh yang rendah. Semakin baik daya tahan tubuh, munculnya faktor risiko
sebagai penyebab miom bisa menjadi semakin ditekan.
·
Pola
hidup yang tidak sehat juga bisa menjadi penyebab miom.
·
Kurang
mengonsumsi sayuran hijau.
·
Terlalu
banyak mengonsumsi makanan berlemak.
·
Adanya
infeksi dan jamur dalam rahim juga bisa menjadi penyebab miom.
Gejala Penyakit Miom – Ciri-Ciri Miom
Meskipun dalam kebanyakan kasus penyakit miom lebih sering ditemukan
pada pemeriksaan rutin tanpa sengaja, bukan berarti gejala penyakit miom ini
tidak bisa dikenali. Setelah Anda mengetahui tentang penyebab miom, berikut ini
beberapa gejala penyakit miom atau ciri-ciri miom yang perlu untuk Anda
ketahui.
·
Anemia
karena perdarahan hebat saat masa menstruasi. Keluarnya darah dengan volume
yang terlalu banyak, terlebih dalam jangka waktu yang cukup lama (lebih lama
dari menstruasi normal pada umumnya) bisa menjadi salah satu gejala penyakit
miom atau ciri-ciri miom, meskipun hal tersebut juga bisa disebabkan karena
alasan kesehatan yang lain.
·
Rasa
nyeri pada perut atau panggul yang sangat hebat adalah ciri-ciri miom yang
dirasakan menjelang atau saat menstruasi.
·
Perut
terasa penuh dan membesar.
·
Sering
buang air kecil karena tertekannya kandung kemih oleh miom.
·
Rasa
nyeri saat berhubungan seksual.
·
Gangguan
menstruasi, seperti terasa sangat nyeri, perdarahan hebat, dan jadwal yang
tidak teratur. Jika Anda mengalami hal ini secara berulang atau berkala, Anda
sebaiknya memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui apakah hal ini merupakan
ciri-ciri miom atau tidak.
Miom adalah penyakit yang menjadi alasan kekhawatiran untuk banyak kaum
Hawa. Pasalnya, penyakit miom bisa menyebabkan beberapa kerugian atau penurunan
kualitas hidup, terutama yang berhubungan dengan faktor reproduksi. Penyakit
miom bisa menyebabkan:
·
Sulit
hamil.
·
Perdarahan
yang banyak pada masa menstruasi dan di luar masa menstruasi.
·
Rasa
nyeri pada perut karena adanya infeksi di dalam rahim akibat tekanan dari miom.
·
Gangguan
metabolisme (terganggunya proses buang air besar).
·
Gangguan
ginjal.
Miom pada ibu hamil dapat mengakibatkan:
·
Keguguran
akibat terhalanginya suplai makanan dan oksigen pada janin, serta terganggunya
pelepasan plasenta.
·
Posisi
bayi sungsang.
·
Terhalanginya
jalan lahir.
·
Lemahnya
kontraksi Rahim.
·
Perdarahan
pasca persalinan.
Apakah miom dapat menyebabkan kemandulan dan keguguran
pada ibu hamil?
Ya. Miom dapat menyebabkan kemandulan dan keguguran. Miom dapat
menyebabkan kemandulan jika miom tumbuh dan berkembang tepat pada ujung mulut
rahim sehingga miom menghalangi proses pembuahan. Miom dapat menyebabkan
keguguran jika miom tumbuh dan berkembang serta menghalangi jalan saluran
makanan dan oksigen untuk janin. Akibatnya, janin akan meninggal karena
terganggu perkembangannya. Selain itu, miom dapat mengganggu pelepasan plasenta
sehingga memicu keguguran janin.
Apakah benar jika miom biasanya menyerang perempuan pada
usia produktif?
Pertumbuhan miom dipengaruhi oleh hormon estrogen. Karena itu, miom dapat
membesar pada usia reproduksi dan mengecil pada pasca menopause.
Perempuan dengan miom di rahim masih bisa hamil jika:
·
Miom
tidak menyumbat saluran telur dan tidak menekan rongga rahim.
·
Ukuran
miom tidak besar, kurang dari 3 cm.
·
Tidak ada
kelainan lain bersama miom.
·
Miom
tidak muncul pada daerah yang menghalangi pembuahan dan tidak menyumbat
distribusi makanan serta oksigen bagi janin.
Untuk lebih jelasnya, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter kandungan
melalui pemeriksaan USG. Hal ini penting untuk dilakukan guna mengetahui
kemungkinan bisa hamil atau tidak.
Biasanya, pengobatan miom dilakukan jika miom memunculkan gejala yang
menyakitkan. Jika miom tidak memberikan efek apa pun yang dapat dirasakan oleh
tubuh, biasanya miom akan menghilang sendiri setelah masa menopause.
Untuk beberapa kasus, dokter akan menyarankan operasi miom sebagai
alternatif penanganan miom. Operasi miom adalah salah satu cara pengobatan miom
yang biasanya dilakukan jika penanganan dengan obat kurang memberikan hasil
yang maksimal.
Meskipun memiliki banyak efek yang cukup mengkhawatirkan untuk wanita,
miom adalah penyakit yang dapat ditangani dengan pengobatan yang tepat.
Penderita miom tidak boleh terlalu banyak stress karena aktivitas hormonal bisa
semakin kacau jika kebanyakan stress. Yang terpenting, penderita miom harus
selalu berkonsultasi dengan dokter agar miom ini tidak menjadi semakin parah.
Berikut ini merupakan Caranya menjalani pola
hidup sehat, seperti pola makan yang baik dan berolahraga secara teratur.
1. Lebih banyak mengonsumsi sayuran dan buah
Sayur dan buah mengandung banyak vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh di masa pemulihan setelah masa pengobatan berlangsung. Terutama untuk meningkatkan stamina tubuh dan menetralisis dampak bahan kimia yang masuk kedalam tubuh selama masa pengobatan.
Sayur dan buah mengandung banyak vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh di masa pemulihan setelah masa pengobatan berlangsung. Terutama untuk meningkatkan stamina tubuh dan menetralisis dampak bahan kimia yang masuk kedalam tubuh selama masa pengobatan.
2. Mengatur asupan daging
Atur porsi asupan daging Anda. Bukan berarti membatasi asupan daging; melainkan mengkonsumsinya lebih sering dalam porsi kecil. Hal lain yang penting untuk diperhatikan adalah, makanlah menu daging secaa perlahan-lahan. Aktivitas ini penting untuk menghindari proses pencernaan daging dalam jumlah banyak secara cepat. Kondisi tersebut cenderung memicu produksi hormone yang justru menghambat proses pemulihan. baca juga bahaya penyakit miom
Atur porsi asupan daging Anda. Bukan berarti membatasi asupan daging; melainkan mengkonsumsinya lebih sering dalam porsi kecil. Hal lain yang penting untuk diperhatikan adalah, makanlah menu daging secaa perlahan-lahan. Aktivitas ini penting untuk menghindari proses pencernaan daging dalam jumlah banyak secara cepat. Kondisi tersebut cenderung memicu produksi hormone yang justru menghambat proses pemulihan. baca juga bahaya penyakit miom
3. Makanan ber-GI rendah
GI atau glycemic index, adalah takaran yang menunjukkan tinggi atau rendahnya kadar glukosa di dalam makanan. Saat menjalani proses pengobatan kista, Anda sangat disarankan mengonsumsi makanan berkadar glukosa rendah, seperti; biji-bijian, dan kacang-kacangan. Pastikan Anda menambah porsi jenis makanan ini dalam menu sehari-hari.
GI atau glycemic index, adalah takaran yang menunjukkan tinggi atau rendahnya kadar glukosa di dalam makanan. Saat menjalani proses pengobatan kista, Anda sangat disarankan mengonsumsi makanan berkadar glukosa rendah, seperti; biji-bijian, dan kacang-kacangan. Pastikan Anda menambah porsi jenis makanan ini dalam menu sehari-hari.
4. Konsumsi obat miom dari tanaman herbal
tak bisa kita pungkiri, bahwa Sudah banyak terbukti orang-orang yang mengkonsusmsi obat-obatan herbal dalam mencegah miom tumbuh banyak yang berhasil.
tak bisa kita pungkiri, bahwa Sudah banyak terbukti orang-orang yang mengkonsusmsi obat-obatan herbal dalam mencegah miom tumbuh banyak yang berhasil.
5. Minum Air Putih
Selain jenis makanan tersebut diatas, konsumsilah air putih secara rutin. Minimalkan atau bakan hindari minuman berkafein dan beralkohol serta batasi konsumsi makanan berkadar gula tinggi.
Selain jenis makanan tersebut diatas, konsumsilah air putih secara rutin. Minimalkan atau bakan hindari minuman berkafein dan beralkohol serta batasi konsumsi makanan berkadar gula tinggi.
6.
Tidur secara teratur
Tidak disanksikan lagi bahwa tidur secara teratur dan cukup akan memberi dampak baik bagi kesehatan yang memadai,sebaba semua jenis saraf,kelancaran aliran darah dan pertumbuhan sel serta hormone tubuh terkait dengan faktor bekerja dan istirahatnya organ tubuh.
Tidak disanksikan lagi bahwa tidur secara teratur dan cukup akan memberi dampak baik bagi kesehatan yang memadai,sebaba semua jenis saraf,kelancaran aliran darah dan pertumbuhan sel serta hormone tubuh terkait dengan faktor bekerja dan istirahatnya organ tubuh.
2. Kista
Kista adalah masalah kesehatan akibat adanya suatu organ yang membesar
dan di dalamnya berisi cairan, seperti sebuah balon yang berisi air.
Penyebab kista pada wanita merupakan organ yang paling sering menjadi
kista adalah indung telur. Tidak ada ketentuan apakah indung telur kiri atau
kanan yang sering menjadi kista. Pada kebanyakan kasus, kista adalah penyakit
yang justru tidak memerlukan operasi untuk penyembuhannya.
Meskipun demikian, pengetahuan tentang apa itu penyakit kista adalah hal
yang perlu diketahui secara mendetail oleh setiap wanita yang peduli pada
kesehatannya. Keberadaan penyakit kista pada wanita bisa menjadi salah satu
gangguan kesehatan yang serius hingga mengganggu aktivitas sehari-hari,
terutama jika seorang wanita yang menderita penyakit kista tersebut sedang
mengalami datang bulan atau menstruasi.
Setiap wanita mempunyai 2 indung telur kanan dan kiri. Ukuran normalnya
sebesar biji kenari. Setiap indung telur berisi ribuan telur yang masih muda,
sering disebut juga follicle. Setiap bulan follicle tersebut membesar dan satu di
antaranya membesar sangat cepat dan menjadi telur yang matang.
Pada peristiwa ovulasi, telur yang matang ini keluar dari indung telur
dan bergerak ke rahim melalui saluran telur. Apabila sel telur yang matang ini
tidak dibuahi, follicle akan mengecil dan menghilang dalam waktu 2-3 minggu dan
akan terus berulang sesuai siklus haid pada seorang wanita. Kista adalah
gangguan pada proses ovulasi tersebut.
Penyebab
Kista pada Wanita
Setelah mengetahui apa itu kista, mari telusuri lebih dalam tentang
penyebab kista pada wanita.
·
Paling
umum, penyebab kista adalah tumor
·
kondisi
genetik
·
infeksi
·
Pada
kasus tertentu, penyebab kista adalah kesalahan pada perkembangan embrio
·
cacat sel
·
Peradangan
yang sangat parah
·
Parasit
·
cedera
Kebanyakan penyebab kista adalah tumor jinak karena adanya halangan pada
sistem pembuangan air dari dalam tubuh yang terjadi secara alami. Akan tetapi,
beberapa penyakit kista bisa menjadi tumor yang tumbuh dalam sebuah tumor.
4 Macam
Jenis Penyakit Kista pada Wanita
Setelah mengetahui apa itu penyakit kista pada wanita, tentu Anda harus
mengetahui jenis penyakit kista. Penyakit kista adalah penyakit yang bisa
dibedakan menjadi 4 macam kista indung telur: Kista ovarium (kista fungsional),
dermoid, cokelat (endometriosis) dan kista kelenjar (cystadenoma).
1. Penyakit Kista
Ovarium (Kista Fungsional)
Penyakit kista ovarium adalah kantong cairan yang mengendap di dalam
ovarium wanita. Ovarium merupakan bagian dari sistem reproduksi wanita sehingga
gangguan pada bagian tubuh ini disebut dengan kista ovarium.
Sel kista ovarium yang berjenis kista fungsional merupakan penyakit
kista yang umum dan dapat hilang dengan sendirinya seiring berjalannya waktu.
Akan tetapi kista patologis memiliki sifat kanker.
2. Penyakit Kista
Dermoid
Penyakit kista dermoid adalah kantong yang terbentuk pada kulit tubuh
wanita, terdiri dari struktur jaringan kulit, kelenjar keringat, folikel
rambut, jaringan saraf, atau gigi.
Kista dermoid berbentuk seperti benjolan di permukaan kulit.
3. Penyakit Kista
Coklat Endometriosis
Kista Coklat Endometriosis disebut kista coklat karena gejalanya
ditandai dengan hadirnya cairan berwarna cokelat kemerahan.
4. Kista Kelenjar
Cystadenoma
Penyakit kista kelenjar cystadenoma merupakan tumor
jinak yang muncul ke permukaan ovarium berukuran besar.
Sebagian besar penyakit kista pada wanita adalah kasus yang muncul tanpa
gejala kista dan diketahui secara kebetulan pada waktu periksa dokter. Menurut
pengalaman, diketahuinya menderita kista indung telur biasanya sewaktu periksa
check up atau sewaktu periksa karena sebab lain.
Gejala
khas yang muncul jika terjadi penyakit kista adalah:
Gejala Kista
Ovarium (Kista Fungsional)
Sering muncul tanpa gejala kista. Timbul gejala rasa sakit apabila
disertai komplikasi seperti terpuntir atau pecah, tetapi komplikasi ini sangat
jarang. Kista fungsional ini paling sering terjadi dan sangat jarang pada dua
indung telur. Ia bisa mengecil sendiri dalam waktu 1-3 bulan.
Gejala Kista
Dermoid
Penyebab penyakit kista dermoid adalah karena jaringan dalam telur yang
tidak dibuahi. Kemudian tumbuh menjadi beberapa jaringan seperti rambut, tulang
dan lemak. Kista dapat terjadi pada dua indung telur dan biasanya tanpa gejala.
Timbul gejala kista berupa rasa sakit apabila kista terpuntir atau pecah.
Gejala Kista
Cokelat (endometrioma)
Penyebab penyakit kista jenis endometrioma adalah lapisan di dalam rahim
(yang biasanya terkelupas sewaktu haid dan terlihat keluar dari kemaluan
seperti darah), tidak terletak dalam rahim tetapi melekat pada dinding luar
indung telur. Akibat peristiwa ini setiap kali haid, lapisan tersebut
menghasilkan darah haid, yang akan terus menerus tertimbun dan menjadi kista.
Kista ini bisa pada satu atau dua indung telur. Timbul gejala kista utama yaitu
rasa sakit terutama sewaktu haid atau sexual intercourse.
Gejala Kistadenoma
Berasal dari pembungkus indung telur yang tumbuh menjadi kista. Kista
jenis ini juga dapat menyerang indung telur kanan dan kiri. Gejala kista yang
timbul biasanya akibat penekanan pada bagian tubuh sekitar seperti kandung
kencing sehingga dapat menyebabkan semacam ”beser”.
Apakah
penyakit kista adalah penyakit yang berbahaya?
Setelah mengetahui apa itu penyakit kista dan gejala kista pada
perempuan, muncul pertanyaan paling penting tentang penyakit kista, yaitu
apakah penyakit kista adalah penyakit yang berbahaya.
Salah satu bahaya yang ditakuti tentang penyakit kista adalah jika kista
tersebut menjadi ganas. Sekalipun tidak semua kista mudah berubah menjadi
ganas. Berdasar kajian teoritik, kista fungsional yang paling sering terjadi
dan sangat jarang menjadi ganas. Sebaliknya kistadenoma yang jarang terjadi
tetapi mudah menjadi ganas terutama pada usia di atas 45 tahun atau kurang dari
20 tahun.
Bahaya lain dari penyakit kista adalah apabila terpuntir. Kejadian ini
akan menimbulkan rasa sakit yang sangat dan memerlukan tindakan darurat untuk
mencegah kista jangan sampai pecah. Apabila kista tersebut sampai pecah bisa
mengakibatkan hal-hal yang sangat berbahaya bagi penderita.
Salah satu saran terbaik untuk mendeteksi dini keberadaan kista adalah
dengan rutin memeriksakan diri ke dokter secara periodik, memerhatikan gejala
kista, dan menghindari aktivitas yang dapat menjadi penyebab kista sehingga
seorang wanita bisa mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan kesehatan
pada tubuhnya, termasuk mengantisipasi penyebab kista pada wanita.
Cara Pencegahan Kista :
1.
Kurangi makanan yang berkadar lemak tinggi
Konsumsi
lemak dalam kuantitas yang besar mampu akan menyebabkan gangguan hormon dan
meningkatkan hormon cotisol. Hormone cortisol adalah hormon penyebab stress.
Untuk itu sebisa mungkin jauhi asupan lemak berlebih
2.
Konsumsi lebih banyak sayur dan buah
Sayur
dan buah yang mengandung banyak vitamin dan mineral. Mampu membuat anda
meningkatkan stamina tubuh .Selain itu juga dapat menetralisir bahan kimia yang
masuk ke dalam tubuh anda.
3.
Konsumsi makanan yang mengandung antioksidan
Makanan
dengan kandungan antioksidan akan melawan radikal bebas . Radikal bebas yang
mungkin dihasilkan karena polusi, debu dan bahan kimia lainnya.
4.
Menjaga pola hidup sehat
Mejaga
pola hidup sehat adalah hal paling penting yang perlu anda budayakan mulai saat
ini. Menghindari rokok adalah tugas utama anda dan mulai berolahraga
5.
Riwayat kista
Anda
perlu mengetahui garis keturunan keluarga anda, apakah salah satu dari anggota
keluarga anda ada yang pernah mengalami kista atau tidak, jika ya, berarti
peluang anda menderita kista cukup besar, namun dengan melakukan pencegahan
melalui pola hidup sehat anda berpeluang kecil menderitanya
6.
Konsumsi obat herbal nyata
Sudah
banyak terbukti orang-orang yang mengkonsusmsi obat-obatan herbal dalam
penyembuhan penyakit kista banyak yang berhasil . Anda bisa menggunakan 30 gram
daun dewa, 50 gram temu mangga , 5 gram daging buah mahkota dewa kemudian di
rebus bersamaan dengan 800cc air hingga tersisa setengah bagian. Minum secara
teratur dua kali sehari.
7.
Setelah menikah, usahakan hamil segera
Bagi
anda yang sudah menikah , segera mungkin mempunyai momongan untuk menghindari
terjadinya pembentukan kista yang disebabkan oleh adanya frekuensi menstruasi
dan aktivitas hormon.
8.
Lakukan pemeriksaan medis
Pemeriksaan
medis dapat berupa pemeriksaan klinis genekologik, untuk dapat melihat apakah
ada gejala yang memungkinkan pembesaran ovarium . Dapat juga dengan cara
pemeriksaan USG bila memang diperlukan bisa juga menggunakan alat
Doppler. Pemeriksaan medis juga bisa berupa petanda tumor dan pemeriksaan
dengan menggunakan CT-Scan. Ada cara medis terbaru adalah dengan menggunakan
crystal X yang efektif untuk mencegah penyakit kista.
9.
Gunakan pil KB
Kontrasepsi
oral atau pil KB ternyata mampu meminimalisir resiko seseorang terkena kista
karena mampu mencegah produksi sel telur.
10.
Mencegah kebersihan area kewanitaan
Beberapa
kasus penyakit yang berhubungan dengan area kewanitaan. Disebabkan karena
infeksi mikroorganisme yang berkembang. Pencegahan sel-sel tumor agar tidak
berkembang dapat dilakukan dengan senantiasa membersihkan dan menjaga
kelembapan area kewanitaan.
Meskipun
masih bisa dilakukan pengangkatan dengan jalan operasi apabila kista sudah
menyebar akan tetapi ada baiknya untuk anda melakukan pencegahan karena
bagaimanapun hidup sehat merupakan dambaan setiap orang.
Sumber :
Ngeri:(semoga dijauhkan
BalasHapusYaallah:((
BalasHapus